Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2025

Pendidikan "Semrawut" Indonesia

Bagian 1 : Siswa Berusaha dalam Keterbatasan      Sekolah menjadi media siswa untuk mengekspresikan diri, bersosialisasi, bertumbuh dan membentuk karakter diri. Di sekolah, siswa menggantungkan asa untuk meraih cita-cita yang didambakan-nya, mereka mendapatkan bimbingan, arahan serta pengajaran dari guru, staff, sampai penjaga kantin. Karena pada dasarnya seluruh warga sekolah merupakan fasilitator dalam memberikan ilmu, siswa bisa mendapatkan pengajaran dari berbagai macam sudut pandang.        Selama bersekolah, siswa senantiasa membiasakan diri bangun se-pagi mungkin untuk lekas menuju sekolah. Sebagian besar siswa di perkotaan menganggap ketakutan mereka di pagi hari ialah ringkihan bel tanda jam sekolah sudah dimulai. Jika siswa melewatkan bel berbunyi pada saat masih di luar sekolah, mereka harus siap diberi “reward” yang beragam oleh sang “algojo” mulai dari hukuman fisik , “operasi semut” sampai tadarus Al-Quran. Berbanding terbalik dengan sek...