Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2021
Terbatas Dua ribu dua puluh dua segera tiba. Dunia semakin berkembang mengikuti zaman, kehancuran moral, ahlak dan norma terjadi dimana-mana pun juga lingkungan, bencana alam silih datang berganti, mulai dari erupsi gunung merapi sampai terkikisnya rasa empati aktor film yang tetap berdiri ditengah duka yang terjadi. Hutan-hutan rata dengan aspal, cagar alam dijadikan sarana hiburan bagi kaum kapitalis, dampaknya satwa banyak yang terancam punah. Sama halnya dengan kejadian tersebut, banyak hak-hak rakyat seolah tidak penting dan hanya jadi igauan semata. Banyak kaum menganggap ketidakadilan di negeri yang mereka tinggali hanya sebatas formalitas. Buruh menuntut upah yang layak, guru honorer tetap sabar dan bekerja keras walaupun upah hanya 0,2% dari pejabat tinggi negara, pengangguran semakin menjamur demikian juga dengan tindakan kriminalitas. upaya memperkaya diri terus dipenuhi dengan berbagai cara. Banyak dari mereka yang memakasakan untuk memenuhi gaya hidup serta mengikuti t...
Garis Waktu             11 Maret 2020, pemerintah menetapkan Covid 19 sebagai pandemi yang bisa menjangkit siapa saja tanpa mengenal batasan umur dan jenis kelamin, hari demi hari angka yang terjangkit pandemi semakin meningkat, beberapa upaya pemerintah dalam melawan pandemi ini salah satunya dengan menerapkan pembatasan sosial secara berkala, masyarakat dituntut untuk menerapkan protokol kesehatan dengan menggunakan masker dan sesering mungkin mencuci tangan. Tentunya hal tersebut sangat berdampak, semua aspek di berbagai kalangan mulai menerapkan Work For Home (WFH) . Pada bidang pendidikan misalnya, mulai dari tingkatan dasar sampai tingkat universitas terkena dampaknya , pemerintah secara resmi menerapkan kebijakan agar semua peserta didik dan pendidik melakukan pembelajaran via daring demi menghambat penyebaran pandemi Covid 19 , dalam proses pembelajaran peserta didik dan pendidik dituntut untuk bisa beraptasi dengan situas...