Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari 2020

Wejangan Bapak

Wejangan akan membuah jika seseorang menamam dengan rasa megah dan kehangatan. Seberapa lama seseorang tinggal di dunia, sebanyak itu pula ia akan menganggap wejangan adalah sebuah tuntunan kehidupan, hal ini sering kita terima dari lisan seseorang yang diyakini sebagai panutan dalam kehidupan yang fana ini, salah satunya dari seorang Bapak, ia tak lelah dan tak menyerah untuk memberi harap bagi seorang buah kehidupan. Tua atau muda kita tetaplah anak yang harus dititipkan “bekal kehidupan”, ia berharap, kelak anak yang ia susah payah besarkan tak jumawa dan tetap selalu berhati-hati melangkah. Rokok,kopi dan, gorengan panas menjadi sarapan tatkala pagi tiba, dan tak lupa kacamata setebal 5 mm, yang menjadi teman setia dikala ia menggenggam telepon yang menjadi media informasi untuk selalu peka terhadap situasi dan kondisi saat ini, sambil mengecutkan dahi ia berujar “tua-tua juga harus tetep up to date ”.     Baca Juga :  Bandung dan Renjana Ia sering titip pesan, ...

Bandung dan Renjana

               Jika mendengar kata bandung, benaku sering tertuju pada sebuah kota yang didalamnya terdapat jutaan kisah maupu kasih. Ada banyak hal yang ku alami dikota ini mulai dari pahit hingga manis, sedikit berlebihan sih, hingga tulisan ini dibuat, 2 tahun sudah setelah lulus sekolah menengah atas, aku memutuskan untuk mengenyam pendidikan disalah satu Universitas Swasta di kota ini. Bukan tanpa sebab kota ini amat sangat berkesan bagi saya pribadi, mulai dari keluarga, kawan, lawan, kasih, kisah, akang,bapak, kakak, teteh, abah. Ahh amat sangat sukar bila di sebutkan satu persatu. Yang jelas ada banyak orang hebat yang membantu ku untuk bisa menjadi manusia yang utuh, terima kasih atas semua rangkulan dan pengakuan, semoga semuanya abadi.           Sukabumi-Bandung dan roda dua, bagiku bukan hal yang aneh, setiap saat pergi ke bandung dengan roda dua, pikiran ini seakan berkata “bandung aku datang” ...

Triwulan Pertama Belajar di Rumah, musabab Pandemi

     Sejak Pandemi Covid 19 merebak ke hampir semua penjuru dunia, tidak terkecuali Indonesia, dampak pandemi ini sangat merugikan berbagai bidang salah satunya yaitu bidang pendidikan. Bidang pendidikan bisa dibilang sangat dirugikan oleh pandemi ini setelah bidang ekonomi, mengapa bisa dikatakan seperti itu? Pandemi Covid 19 ini mulai masuk ke indonesia pada bulan maret 2020 hingga tulisan ini dibuat pada bulan juni 2020, itu artinya sudah hampir 3 bulan siswa/i dan mahasiswa/i tidak melaksanakan kegiatan pembelajaran di Sekolah ataupun di Universitas sebagai gantinya pemerintah menganjurkan semua sekolah dan Universitas melaksanakan kegiatan pembelajaran dirumah masing-masing dengan menggunakan metode daring, metode pembelajaran secara daring dinilai menjadi salah satu metode pengganti yang pas untuk melaksanakan kegiatan pembelajaran. Namun, dibalik efektifnya metode daring diterapkan muncul keluh kesah dari siswa/mahasiswa. Baca Juga :  https://alfarhan14.blogsp...

Sanggar dan kehangatan

     Penuh riuh, sehari hari di lewati lalu lalang, orang berjalan kesana kemari, buku sastra hingga buku tentang pengajaran berjajar manis di dalam etalase, cimot dan jablay berlarian tanpa rasa malu, kopi hitam dan rokok garpit menjadi penenang dikala rehat dari segala aktivitas, tempat merebahkan badan dikala kelelahan menggeroti raga yang telah beraktivitas sepanjang hari, tangis, tawa, suka, duka, sesak, isak, gundah, bercampur aduk dalam satu ruangan yang penuh arti dan makna yang mendalam bagi penghuninya. Baca juga :   Terima Kasih Ibu      Bercengkrama, bersukaria, bersandiwara bersama akang, teteh, bapak, ayah menjadi keseharian yang tak lepas dari aktivitas. Bermain peran bersama-sama teriakan hingga rintihan perih dalam mendalami peran. Hingga akhirnya lagu kebanggan berkumandang, pemeran berjogetan tak tahu apa yang dirasa, mungkin bangga ? pastilah bangga apa yang sudah ia tampilkan dengan sepenuh rasa dan hati mendalam tak sia-sia...

Idulfitri ditengah Pandemi

     Sebelum adanya pandemi  Covid-19 Hari Raya Idulfitri merupakan momentum yang dinanti oleh seluruh umat muslim setelah berpuasa sebulan penuh. Momen-momen yang biasanya dilakukan yaitu berkumpul dengan keluarga dan sanak saudara, ada juga momen dimana seseorang ataupun keluarga harus pulang kampung/mudik dari suatu kota atau daerah tertentu ke kampung halamannya. Tidak sedikit jarak yang ditempuh mampu memakan waktu yang cukup panjang untuk bisa pulang ke tempat tujuan. Oleh karena itu biasanya pemudik menggunakan berbagai macam moda jalur transportasi, mulai dari darat, laut, hingga udara. Khusus pemudik yang akan pulang ke luar provinsi biasaya sudah memesan tiket dari jauh-jauh hari, mengapa demikian? Karena harga tiket akan melonjak menjadi lebih mahal bila pemudik memesan tiket berdekatan dengan hari raya bahkan bisa jadi para pemudik kehabisan tiket. Dilihat dari tahun-tahun sebelumnya, banyak pemudik yang akan pulang kampung berasal dari Ibu Kota atau Jak...