Langsung ke konten utama

Sang "Seniman Kopi"

Menjamurnya kedai kopi di suatu perkotaan ataupun di suatu daerah, membuka lapangan pekerjaan untuk mereka yang tertarik pada kopi, tidak dapat dipungkiri di era sekarang anak muda lebih tertarik menjadi seorang "seniman kopi" atau yang biasa kita kenal barista. 

Barista seseorang yang membuat dan menyajikan kopi di kafe atau kedai kopi, menjadi seorang barista tidaklah mudah oleh karena itu seseorang harus mempunyai kemampuan mengenal jenis-jenis kopi, meracik, menggiling sampai proses penyeduhan, agar bisa menyajikan kopi yang nikmat.

Alasan lain anak muda ingin menjadi seorang barista adalah populernya film Filosofi Kopi yang dibintangi oleh chicco jerikho dan rio dewanto, film tersebut menceritaka 2 orang sahabat yang mencintai kopi, terlepas dari itu semua seseorang yang ingin menjadi barista mempunyai opini masing-masing lain terhadap barista.



Salah satu kewajiban penting menjadi seorang barista adalah mencintai kopi dan harus bisa mengenali karakter kopi yang akan ia sajikan, sebelum penyajian biji kopi harus dalam keadaan baik maka di situlah peran seorang barista harus bisa mencintai, merawat dan menjaga agar biji kopi tetap bisa dinikmati sebelum ke proses selanjutnya.

Barista biasanya memberikan sentuhan yang menarik terhadap kopi yang ia buat agar seseorang menikmati kopi tersebut, seperti halnya latte art dalam pembuatanya barista sering menambahkan motif yang menarik, pembuatan latte art sendiri bisa memakan waktu yang lama karena pembuatan motif yang agak sedikit rumit.


Pekerjaan barista bisa dilakukan part time dan full time tergantung kedai kopi tersebut. pekerjaan part time  biasanya seseorang yang sedang belajar membuat kopi, sedangkan pekerja full time biasanya orang yang sudah berpengalaman menjadi seorang barista,  Menjamurnya kedai kopi sudah bukan rahasia umum lagi terlebih meminum kopi sudah menjadi gaya hidup yang sudah diterapkan khususnya oleh masyarakat indonesia.







Komentar

Postingan populer dari blog ini

The Meaning Of Love

Pada dasarnya rasa cinta kasih perlu pembuktian serta kewarasan perasaan. Sepasang kekasih akan saling senantiasa menjaga satu sama lain, perbedaan pemikiran, perbedaan status sosial, sampai perbedaan kepercayaan akan menjadi tantangan yang harus dihadapi oleh dua insan yang saling mencintai. Tapi, hal itu bukan menjadi suatu tembok penghalang, kekurangan dalam hal fisik dan cara pandang tetap akan bisa diterima, karena hakikatnya rasa cinta kasih terletak pada hati yang tulus. Setiap hubungan yang dijalin akan sampai pada puncak pembuktian atau suatu keikhlasan entah menikah atau berpisah. Dalam hubungan cinta kasih, akan ada seseorang yang datang dan pergi atau bisa jadi kembali, entahlah. Hal itu menjadi suatu realitas yang normal terjadi. Pada setiap hubungan yang baru terjalin akan ada “Janji suci” untuk tak saling pergi. Tapi, takdir ilahi yang menentukan. Jika diantaranya pergi, bagi sebagian orang akan menjadi suatu “Bencana hati’’ yang membutuhkan waktu untuk dilakukan prose...

Rayuan Harun

Harun adalah seorang buruh ladang sayuran. Setiap pagi, selepas melaksanakan salat Subuh, ia bergegas menuju ladang untuk menyiram dan memberikan vitamin pada sayuran. Terkadang, tugasnya adalah memetik sayuran yang dimakan oleh hama. Usianya 26 tahun, dan selama 10 tahun terakhir ia bekerja sebagai buruh ladang. Beruntung, ia memiliki tuan yang amat bijaksana. Bagi Harun, pendidikan bagaikan angin lalu—faktor ekonomi membuatnya enggan untuk melanjutkan sekolah. Di suatu malam, Harun terbangun dari tidurnya. Jam menunjukkan pukul 02.38. Entah bisikan dari mana, ia lekas mengambil air wudu dan melaksanakan salat untuk merayu Tuhan-Nya. Ia berdoa meminta keselamatan dunia dan akhirat, memohon jodoh, karier, hingga keberkahan bagi ladang yang ia urus. Dengan bercucuran air mata, ia terus menerus meminta. Hingga akhirnya, ia kembali terlelap—dan tak pernah bangun lagi. Malaikat dan Tuhan tersenyum melihat tingkahnya. Harun akhirnya tiba di tempat tertinggi. Kedua tangannya digandeng oleh m...

Bandung dan Renjana

               Jika mendengar kata bandung, benaku sering tertuju pada sebuah kota yang didalamnya terdapat jutaan kisah maupu kasih. Ada banyak hal yang ku alami dikota ini mulai dari pahit hingga manis, sedikit berlebihan sih, hingga tulisan ini dibuat, 2 tahun sudah setelah lulus sekolah menengah atas, aku memutuskan untuk mengenyam pendidikan disalah satu Universitas Swasta di kota ini. Bukan tanpa sebab kota ini amat sangat berkesan bagi saya pribadi, mulai dari keluarga, kawan, lawan, kasih, kisah, akang,bapak, kakak, teteh, abah. Ahh amat sangat sukar bila di sebutkan satu persatu. Yang jelas ada banyak orang hebat yang membantu ku untuk bisa menjadi manusia yang utuh, terima kasih atas semua rangkulan dan pengakuan, semoga semuanya abadi.           Sukabumi-Bandung dan roda dua, bagiku bukan hal yang aneh, setiap saat pergi ke bandung dengan roda dua, pikiran ini seakan berkata “bandung aku datang” ...